Medja Makan

Sehat, Produktif dan Bahagia

Mau Hidup 1000 Tahun? Sikat Gigi!

“Aku ingin hidup 1000 tahun lagi,” ini adalah potongan puisi yang sangat terkenal dari seorang Chairil Anwar. Iya, penyair yang juga dikenal dengan sebutan Si Binatang Jalang ini, menuliskan imajinasi liarnya untuk hidup seribu tahun! Tapi apa iya itu hanya sekadar imajinasi liar, karena sebenarnya tidak sulit untuk mewujudkan hidup yang panjang umur. Cukup sediakan sikat gigi.

Apa hubungannya sikat gigi dengan panjang umur? Hubungannya sangat dekat. Berdasarkan pengamatan penelitian selama 20 tahun, kesehatan mulut dan gigi kita adalah salah satu faktor yang akan berkontribusi sangat besar terhadap panjang atau tidaknya umur kita. Seperti yang ditulis pada Dailypioneer, bau mulut, radang gusi, gigi berlubang, dan masalah gigi lainnya bisa memicu terjadinya berbagai penyakit; mulai dari gangguan pembuluh darah, infeksi pernapasan, diabetes, radang sendi, dan kelahiran bayi prematur.

Itu mengapa para ahli kesehatan gigi dan mulut dari People’s Dental Academy-India, menyimpulkan pada the National Journal Medical of India, sakit gigi jika tidak ditangani bisa berisiko untuk menciptakan beragam infeksi sistemik.

Infeksi sistemik terjadi karena bakteri penyebab sakit gigi kita biarkan berkembang biak di dalam mulut. Bakteri yang merasa diberikan kesempatan untuk merusak pun mengajak ‘pasukannya’ dengan cara membentuk tumpukan yang kemudian kita beri nama plak. Tumpukan plak ini kemudian menekan gusi yang kemudian memudahkan mereka untuk menelusup masuk ke pembuluh darah yang memang ‘berbaris’ rapih di bawah gusi. Bakteri yang terbawa oleh pembuluh darah kemudian akan mengganggu kerja jantung, paru-paru dan ginjal yang merujuk pada penyakit stroke, serangan jantung, infeksi paru-paru, serta diabetes.

Dan mau tahu, bakteri-bakteri jahat yang ada di mulut itu paling takut sama apa? SIKAT GIGI! Betul sekali benda mekanik yang pertama kali diciptakan secara modern oleh William Addis pada 1780 ini, sangat efektif untuk menyingkirkan bakteri dari gigi dan mulut. Ini juga ditegaskan pada penelitian yang dilakukan oleh People’s Dental Academy tersebut. Para peneliti menemukan fakta, orang yang jarang membersihkan gigi atau menyikat gigi ternyata memiliki konsentrasi C-reactive protein (CRP) dan fibrinogen yang sangat tinggi. Keduanya bertanggung jawab untuk pembentukan plak pada arteri jantung. Dapat dibayangkan apa yang terjadi ketika plak ada di arteri jantung? Yup, serangan stroke atau jantung adalah hal yang paling logis terjadi.

Khusus pada ibu hamil, tumpukan bakteri atau plak ini bisa membuat janin stres. Sebab tumpukan bakteri membuat tubuh ibu mengeluarkan hormon stres yang bersifat patogen dan ikut terangkut melalui pembuluh darah hingga ke janin, alhasil janin pun ikut merasa stres. Tak hanya itu, hormon stres juga memicu penebalan pembuluh darah pada arteri besar atau atherogenesis yang membuat penyaluran makanan kepada janin terhambat, resikonya bayi dilahirkan dengan berat badan yang kurang.

Jadi jika ingin mewujudkan imajinasi liar Chairil Anwar dengan hidup 1000 tahun lagi, cobalah untuk tidak melupakan sikat gigi. Enyahkan bakteri dengan rutin menggosok gigi minimal 2 kali sehari, yaitu setelah sarapan dan sebelum tidur di malam hari.

Dan bonus dari rutin membersihkan gigi sebenarnya tak hanya kita bisa berumur panjang, tapi juga tetap awet muda. Sebab membersihkan gigi juga sama dengan membuat kita percaya diri untuk melukiskan sebaris senyuman pada wajah. Tak sekadar senyuman yang malu-malu seperti Monalisa yang dilukis dengan cantik oleh Leonardo da Vinci, melainkan senyuman dengan kilauan gigi yang putih cerah. Sebab senyuman yang lepas itulah yang juga disebut sebagai senam muka.

Saat tersenyum, jaringan kulit pada garis senyum yang ada di sekitar mulut dan otot-otot rahang akan tertarik. Ini membuat kulit serta rahang kita tidak mengendur seiring dengan pertambahan usia. Semakin percaya diri kita untuk menyunggingkan senyuman maka garis senyum di sekitar mulut akan terselamatkan dari keriput, plus pipi kita tidak akan mengendur. Dan ini semua akan membebaskan kita dari jarum suntik botox yang menyakitkan serta menghabiskan uang!

Lihat betapa banyak manfaat yang bisa dilakukan sikat gigi pada kehidupan kita. Tak hanya kehidupan di masa sekarang tapi juga saat usia tua harus dihadapi. Pesannya hanya satu, hadapi masa tua dengan sebaris senyum. Dan pilihlah tersenyum dengan lepas sebab kita memiliki barisan gigi yang putih cerah berkat kebiasaan menyikat gigi setelah sarapan serta sebelum tidur di malam hari. Setelah itu, jangan ragu untuk mewujudkan imajinasi liar untuk hidup 1000 tahun lagi dengan penuh kenikmatan!

Gambar diambil dari sini.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *