Medja Makan

Sehat, Produktif dan Bahagia

Attachment Theory Dalam Bercinta

Andi adalah karyawan sebuah perusahaan konstruksi di Jakarta sedang Aiko adalah seorang penulis freelance, mereka bertemu di sebuah gathering untuk mengumpulkan sumbangan buku untuk rumah baca di sebuah desa terpencil di Indonesia. Andi adalah pria yang tinggi tegap, menarik dan menyenangkan, sedang Aiko adalah wanita manis yang cerdas dan percaya diri. Aiko menyadari ketertarikan Andi saat acara makan malam setelah acara pengumpulan buku. Sejak itu mereka sering kencan berdua dan kemudian menjalin asmara.

Saat mereka berdua terbuai asmara, Aiko menyadari ada beberapa hal yang aneh soal Andi. Andi menceritakan dia tidak pernah menjalani hubungan romansa yang stabil karena akhirnya dia akan bosan dengan para mantan pacarnya. Aiko, sebagai wanita yang dibuai asmara, berpikir kali ini pasti beda, Andi hanya belum menemukan orang yang tepat, Aiko.

Tapi keanehan mulai muncul, Aiko tahu bahwa Andi rindu padanya, Aiko tahu bahwa Andi juga mencintainya, tapi Andi malah menghindari Aiko. Alasan demi alasan diutarakan Andi untuk menghindari bertemu dengan Aiko. Aiko mulai curiga apakah Andi berselingkuh dan dengan gencar meneleponnya lengkap dengan lirik lagu, “Kamu dimana? Dengan siapa? Sedang berbuat apa?”. Andi yang tidak suka didesak semakin menarik diri.

Dalam kekecewaannya, Aiko pun semakin sibuk dengan hubungannya dengan Andi, dia mulai tidak menepati deadline penulisan artikel, mulai jauh dengan teman-temannya dan Andi juga semakin menghindar, sampai akhirnya mereka putus seminggu yang lalu.

Mengamati Aiko dalam hubungan ini sangat menarik, melihat proses Aiko dari wanita yang percaya diri dan energik berubah menjadi wanita yang selalu gelisah menunggu  SMS atau telepon dari Andi. Meski Aiko sadar bahwa hubungannya dengan Andi menguras energi, penuh drama dan tidak sehat lagi, Aiko tampaknya tidak bisa menarik diri mengatakan putus pada Andi.

Di sisi lain, Andi juga menarik. Pria yang menyenangkan ini tampaknya gagal untuk membuat Aiko merasa nyaman di dekatnya dan malah mendorongnya pergi. Andi memang menghindari hubungan yang serius dengan Aiko atau para mantan kekasihnya. Dia merasa bahwa hubungan yang serius bukan untuknya dan membuat dia merasa tidak aman karena menjadi tergantung pada orang lain, karena itulah dia mendorong Aiko pergi.

Kedua tipe orang ini sering kita temui di kehidupan kita. Menurut Amir Levine, peneliti di Columbia University, pola hubungan kita saat dewasa ditentukan saat kita masih bayi. Dia menggunakan terapi yang membantu ibu muda untuk memberi rasa aman pada bayi mereka. Hal ini berdasarkan dari hasil penelitian dari May Ainsworth dan John Bowlby yang menemukan konsep Attachment Theory. menurut Pak Bowlby, evolusi memilih gen yang bisa dengan nyaman berinteraksi dengan orang lain karena bisa menjamin kelangsungan hidup. Sementara Bu Ainsworth menemukan ada 3 tipe orang berdasarkan pola hubungan:

  1. Anxious (Gelisah)

Orang yang bertipe anxious mendambakan keintiman dengan pasangannya. Mereka selalu disibukan dengan hubungan asmara mereka, plus mereka selalu bertanya-tanya apakah pasangan mereka mencintainya juga.
Beberapa pernyataan orang yang bertipe anxious:

  • Jika pasanganku jauh aku selalu khawatir apakah dia selingkuh.
  • Aku sering takut jika pasanganku sudah tidak cinta lagi.
  1. Avoidant (Mengindar)

Si avoidant adalah orang yang menyamakan hubungan asmara dengan hilangnya kebebasan dan selalu menghindari menjadi terlalu dekat dengan orang lain.
Beberapa pernyataan orang yang bertipe avoidant:

  • Pasanganku terlalu intim sehingga aku tidak nyaman lagi.
  • Aku merasa susah untuk tergantung pada pasanganku.
  1. Secure (Nyaman)

Sedangkan mereka yang bertipe secure adalah kategori orang yang nyaman berhubungan dengan orang lain. Mereka biasanya nyaman dengan keintiman sikapnya hangat dan penuh kasih sayang.
Beberapa pernyataan orang yang bertipe secure:

  • Aku bisa dengan mudah mengungkapkan masalah pribadiku kepada pasangan.
  • Orang melihatku sebagai orang yang membosankan karena jarang membuat drama.

Setiap orang, baik yang baru mulai hubungan asmara atau sudah berusia lanjut akan masuk ke salah satu kategori ini atau gabungan antara anxious dan avoidant, yang dalam bahasa Jepang disebut tsundere. Persentasenya seperti ini: 50% masuk ke kategori secure, 20% masuk ke anxious, sekitar 25% masuk ke avoidant sedangkan sisanya masuk ke kategori tsundere. Jadi banggalah jika kamu tsundere, kamu langka.

Dengan pemahaman baru ini, kita bisa mengerti dari cerita di awal artikel bahwa Andi bertipe avoidant dan Aiko adalah Si anxious. Andi menghindari kedekatan, susah bilang sayang dan selalu mencari kesalahan Aiko. Sedang tipe Aiko yang anxious bisa dengan tepat menggambarkan usahanya untuk selalu dekat dengan Andi dan kegelisahannya saat Andi menjauh dan terlalu sensitif dengan apa saja yang dikatakan Andi.

Memahami tipe hubungan anda dan pasangan sangat penting untuk kelangsungan hubungan asmara. Pemahaman ini bisa membuat hubungan lebih langgeng dan sehat karena sekarang kita tahu apa yang kita inginkan dan bisa mencapai konsensus yang sehat.

Jadi, tipe attachment apa yang cocok untuk Anda dan pasangan?

 

Referensi:

  • Kuis untuk mengetahui tipe attachment anda
  • Amir Levine and Rachel S. F. Heller, Get Attached: The surprising secrets to finding the right partner for a healthy relationship, Scientific American Mind January 2011.

 

2 Comments

  1. Rise

    Artikelnya menarik sekali buat bacaan di hari libur 🙂 Link untuk tesnya udah aku coba juga dan rupanya dapet yang Avoidant. Adakah artikel untuk pasangan yang sama-sama Avoidant?

    Reply
  2. christin

    aduh aku apa ya… *panik*

    Reply

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *