Medja Makan

Sehat, Produktif dan Bahagia

Kenapa Kita Mengantuk Setelah Makan

 

Jam makan siang. Perut kita keroncongan setelah bekerja seharian dan mungkin kita lupa sarapan karena bangun kesiangan. Kita lalu kabur ke kantin dan makan sebanyak-banyaknya untuk membungkam perut yang keroncongan. Setelah kenyang, mengobrol dengan teman-teman kerja kita, kita kembali ke meja kerja kita. Dan, kita merasa sangat mengantuk dan tertidur.

Sebenarnya apa yang terjadi dengan kita? Kenapa kita merasa mengantuk setelah makan siang?

Paul Li, profesor di University of Berkley menawarkan penjelasan. Hal ini disebut sebagai “food coma” atau secara medis disebut “post-prandial somnolence“. Tentu saja, kita tidak benar-benar koma, tapi sebuah keadaan saat kita merasa kehilangan energi setelah makan besar. Tapi tenang saja, meski namanya seram tapi kondisi ini normal dan tidak berbahaya.

Hal ini terjadi karena makanan masuk ke lambung dan usus kecil memancing saraf yang disebut parasympathetic nervous system (PSNS). Sistem saraf ini membuat tubuh untuk menurunkan laju metabolisme agar bisa sistem pencernaan bisa mengolah makanan dengan baik, mirip dengan saran ibu kita yang melarang kita untuk lari-lari setelah makan. Semakin banyak yang kita makan, semakin gencar aksi PSNS ini karena pencernaan harus bekerja lebih keras dan alhasil kita semakin mengantuk.

Setiap makanan yang kita makan akan menyebabkan kengantukan yang tiada tara ini, tapi makanan yang paling bisa membuat kita mengantuk adalah makanan yang manis dan berkarbohidrat tinggi atau lemaknya banyak, salah satu contohnya nasi, makanan pencuci mulut yang manis dan bebek.

Karbohidrat, gula dan lemak punya efek tambahan karena meningkatnya kadar gula dalam darah memicu tubuh  memproduksi hormon insulin agar gula darah kita normal. Meningkatnya insulin akan memicu otak memproduksi serotonin dan melatonin, dua hormon yang membuat kita makin mengantuk.

Untungnya kondisi food coma ini hanya akan bertahan selama satu jam. Setelah itu tubuh akan normal kembali. Sekarang kamu tahu apa yang membuat kita mengantuk setelah makan siang dan kalau bossmu bertanya, “kenapa kamu kok malah tidur?” Kamu bisa menjawab, “Saya mengalami gejala postprandial somnolence, pak!”

 

Reference:

Paul Li, Scietific American Mind January-February 2011 page 70.

Gambar dari sini.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *