Medja Makan

Sehat, Produktif dan Bahagia

Our First Achievement

Yeay ada nama salah satu penulis Medja Makan

Yeay ada nama salah satu penulis Medja Makan

Yeay….Medja Makan terpilih sebagai juara dua untuk kategori blogger di kompetisi menulis Pekan Kondom Nasional yang diadain oleh DKT Indonesia dan Komisi Penanggulangan AIDS Nasional. Dan tulisan yang berhasil meraih juara itu adalah *drumroll* Mencintai=Melindungi

Jadi ceritanya pas 23 Januari kemarin, sebuah email datang menghampiri Medja Makan.  Subjek emailnya adalah Kompetisi Lomba Penulisan dan Foto Pekan Kondom Nasional 2013. Tanpa pikir panjang, Medja Makan langsung membuka email tersebut. Membaca….membaca dan membaca…..and there it is….nama salah satu penulis Medja Makan disebut dan berada di urutan kedua dari kategori Blogger.

Senangnya bukan kepalang, karena terus terang ketika menulis Mencinta=Melindungi, Medja Makan banyak sekali mendapatkan pelajaran. Karena itu adalah tulisan pertama yang dilakukan dengan metode jurnalistik yaitu mewawancarai narasumber sambil melakukan survei kecil-kecilan. Proses pengumpulan data inilah yang selalu membuat Medja Makan mencintai dunia tulis menulis karena selalu berhasil bikin belajar banyak hal baru.

Di tulisan itu, Medja Makan belajar betapa definisi cinta itu bukan sekadar rajin bilang I love you baby atau Kau cantik hari ini eh itu mah judul lagu ya hehehe  Dari para narasumber, Medja Makan belajar ada definisi lebih indah dari sebuah aktivitas mencintai orang lain yaitu saling melindungi. Karena kalau kita mencintai pasangan kita, maka adalah insting naluriah untuk melindungi mereka. Pada tahap ini level cinta sudah pada level mencintai dengan utuh.

Dan pesan saling melindungi itu sangat kuat tersampaikan dari para narasumber, baik narasumber heteroseksual maupun homoseksual. Bahkan Medja Makan sangat angkat topi dengan kesadaran saling melindungi dari narasumber homoseksual. Mereka yang selama ini diidentikan sangat mencintai kebebasaan itu ternyata ada juga yang begitu peduli akan arti melindungi. Bahwa mencintai itu bukan sekadar bercinta tapi juga bagaimana bertanggung jawab pada tubuh. Kutipan dari Ethan, narasumber Medja Makan, ketika itu adalah “I don’t want to get sick just because of making love incautiously.”

Pesan ini senada dengan misi yang dibawa dalam Pekan Kondom Nasional yang digelar setiap tahun. Bahwa kondom bukanlah alat yang mempersuasi orang untuk melakukan seks bebas, tapi adalah pilihan bertanggung jawab untuk menekan angka penularan virus HIV/AIDS. Pekan Kondom Nasional sendiri sudah dilakukan sejak 2007 lalu.

Dan hingga hari ini, angka penularan HIV/AIDS terus meningkat. Salah satu penyebabnya adalah karena terlalu malu berbicara mengenai kondom. Sebab kondom terlanjur diidentikan dengan seks bebas. Padahal menurut salah satu narsum Medja Makan, Tita, kondom adalah alat kontrasepsi yang dipilih keluarganya untuk membentuk keluarga berencana. Kondom dirasa lebih sedikit memberikan efek samping terhadap dirinya dan pasangan. Dan sebagai pilihan yang disepakati kedua belah pihak, Tita pun berbagi peran. Tita yang membeli kondom dan menyiapkannya, demi membuat kesetaraan partisipasi dalam aktivitas bercinta.

Trus bagaimana dengan persepsi, kondom membuat bercinta menjadi tidak nyaman? Silahkan dibaca pengakuan Tita di tulisan Mencintai=Melindungi karena Tita dan suami sudah menggunakan kondom sebagai alat kontrasepsi selama 15 tahun.

Achievement ini semakin membuat Medja Makan semangat untuk berbagi informasi dan pengalaman demi sebuah energi kebahagiaan yang tercipta dari proses menjadi sehat dan produktif. Selamat membaca para pecinta hidup 😀

penulis dan Joana W Loing dari DKT Indonesia saat penyerahan hadiah...yipiee...

penulis dan Joana W Loing dari DKT Indonesia saat penyerahan hadiah…yipiee…

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *