Medja Makan

Sehat, Produktif dan Bahagia

Kurang Minum Air Bikin Lemot

 

Udah lihat di video, bagaimana fatalnya kurang minum kan? Cinta bisa bikin airport hening karena dia salah manggil Rangga. Apa iya kurang minum bisa sebegitunya menghilangkan konsentrasi kita?

Beruntung MedjaMakan hadir ke acara Indonesian Hydration & Health Conference (IH2C) yang digelar oleh Indonesian Hydration Working Group (IHWG) pada 16 Maret lalu. Di acara ini, dijelaskan kalau ternyata untuk membantu kerja fungsi kognitif, otak membutuhkan air yang cukup. Karena air akan membantu peredaran darah ke cerebral atau otak sehingga sel-sel otak akan bekerja lebih lincah.

Dan sebenarnya kurang konsentrasi itu adalah gejala awal dari kurang minum atau dehidrasi. Menurut buku Mitos atau Fakta Air dan Hidrasi yang diluncurkan pada acara tersebut, dehidrasi satu persen berat badan saja bisa langsung membuat kemampuan berpikir otak berkurang. Nah kalau dehidrasinya sampai dua persen berat badan, jadinya penurunan konsentrasi. Ini persis yang dialami sama Cinta itu, salah manggil Rangga.

Bahkan di Amerika Serikat, ibu negaranya, Michelle Obama sampai membuat kampanye ayo minum air. Karena berdasarkan studi yang dilakukan, anak-anak di Amerika Serikat ternyata kurang minum air. “50 persen anak-anak dan remaja di sana dehidrasi yang memengaruhi fungsi kognitif dan performance di sekolah,” ucap Ketua IHWG Dr. dr. Budi Wiweko, SpOG (K).

Penelitian Konsumsi Air Minum Yang Telah Dilakukan IHWG

Melihat begitu esensialnya konsumsi air bagi kesehatan masyarakat, maka Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia membuat satu grup penelitian khusus tentang hidrasi yaitu IHWG. Grup ini sudah berdiri sejak 2012 dan telah melakukan beberapa penelitian seperti pola konsumsi air pada wanita hamil dan menyusui, status hidrasi pada jemaah haji dan umroh Indonesia. Tidak sekadar jadi penelitian, IHWG juga membuat rekomendasi dari hasil penelitian tersebut kepada pemerintah.

MedjaMakan terus terang senang bener dengar ada lembaga penelitian yang begitu aktif mengamati pola konsumsi di masyarakat. Kenapa? Karena sebagai penulis kesehatan, sering sekali kesulitan mencari data yang pasti tentang kebiasaan hidup sehat orang Indonesia.

Misalnya tentang konsumsi air minum pada wanita hamil dan menyusui di Indonesia, IHWG merekomendasikan 2600 ml untuk wanita hamil dan 2800-3000 ml untuk wanita menyusui. “Agar lebih mudah mengingatnya,  8+3 untuk wanita hamil dan 8+5 untuk wanita menyusui,” ucap dr. Shanty Olivia F. Jasirwan, SpOG, anggota divisi Research and Scientific IHWG.

Yang dimaksud dengan 8+3 adalah 8 gelas wajib ditambah 3 gelas untuk wanita hamil dan 8+5 adalah 8 gelas wajib ditambah 5 gelas untuk wanita menyusui. Delapan gelas wajib itu adalah rekomendasi baku yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan RI, dalam kaitannya dengan konsumsi air putih yang ideal. “Karena air kategorinya sama dengan nutrisi yang wajib dipenuhi tubuh seperti karbohidrat, lemak, protein, vitamin dan mineral,” Dr. dr. Fiastuti Witjaksono, Ms, MSc, SpGK, Ketua Departemen Ilmu Gizi FKUI ikut menjelaskan.

Tak hanya rekomendasi asupan air putih untuk wanita hamil dan menyusui, IHWG juga meneliti serta mengeluarkan rekomendasi tentang status hidrasi para jemaah haji dan omroh Indonesia. Shanty menjelaskan, latar belakang penelitian ini adalah jemaah haji dan umroh merupakan populasi yang rentan terjadi dehidrasi. Mengapa? “Suhu yang sangat tinggi dengan kelembapan yang rendah membuat dehidrasi menjadi risiko yang harus diwaspadai,” jawab Shanty.

Apalagi, Shanti menambahkan, pada saat penelitian dilakukan yaitu pada 2015 lalu, diperkirakan suhu udara di tanah suci mencapai 46 derajat Celcius. “Dan kenyataanya suhu sampai 53 derajat Celcius pada saat itu.” Maka dilakukanlah penelitian status hidrasi para jemaah yang ternyata hanya 37 persen yang terhidrasi!

Shanti kemudian menjelaskan selama 3 hari berturut-turut, para jemaah diminta untuk mencatat jumlah air minum yang dikonsumsi selama lima waktu. Lima waktu ini dibagi berdasarkan waktu sholat jamaah yaitu subu, dzuhur, azhar, maghrib, dan isya. “Pemilihan waktu ini untuk memudahkan para jemaah saja ketika diminta untuk mencatat jadi tidak mengganggu proses ibadah yang dilakukan.” Lalu dihitung rata-rata seluruh jamaah mengonsumsi air minum sebanyak 2,8 liter. “Yang kurang dari 2,8 liter itulah yang mengalami dehidrasi ya sebanyak 37 persen tadi.”

Kenapa Kita Harus Minum Air?

Fiastuti kemudian menjabarkan masih banyak masyarakat yang baru terdorong untuk minum hanya ketika haus saja. “Padahal rasa haus itu sudah menandakan tubuh kita telah mengalami gejala dehidrasi awal.” Ia kemudian mengajak rekan media yang hadir ke acara konferensi pers itu untuk menghitung seberapa banyak cairan yang dikeluarkan tubuh dalam satu hari.

Dimulai dari bernapas, begitu kita mengeluarkan napas maka ada air yang ikut dikeluarkan yaitu 350 cc. Kalau buang air kecil sehari, air yang dibuang dari tubuh sekitar 500-1000cc, sedangkan buang air besar 100-200cc, sampai ketika kita beraktivitas dalam cuaca yang terik ditambah kelembapan yang tinggi membuat banyak cairan menguap dari badan kita. “Jadi kalau dijumlah, tubuh kita akan mengeluarkan cairan berkisar 1000-3000cc. Ada tidak yang menyadari hal ini?”

Fatalnya lagi, tubuh kita tidak menyimpan air sebagai cadangan. Jadi ketika tubuh dehidrasi maka air yang diambil merupakan bagian dari organ-organ tubuh kita, karena 60 persen tubuh kita sebetulnya terdiri dari air. “Efeknya kurang minum air akan membuat darah jadi naik dan kental. Jika terjadi secara terus menerus dalam jangka panjang, kurang minum akan memicu terjadinya diabetes dan kanker!” Fiastuti menegaskan.

Jadi penasaran, sebenarnya bagaimana mengetahui status hidrasi kita? Tanda awalnya selain hilang konsentrasi adalah kulit kering, sakit kepala, kram, mual dan urine menjadi kuning tua atau pekat. Jika sampai pada tingkat berbahaya, gejalanya adalah muntah, gangguan penglihatan, hilang kesadaran, bahkan bisa sampai meninggal!

Karena itu urusan minum air sebenarnya bukan demi menyelamatkan Cinta ngomelin Rangga yang benar, tapi lebih penting lagi yaitu memenuhi kebutuhan tubuh akan nutrisi utama yang memengaruhi kelancaran metabolisme tubuh. Jadi sudah minum berapa gelas air hari ini?

 

 

 

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *