Medja Makan

Sehat, Produktif dan Bahagia

Rumus Memilih Minuman Tepat Untuk Yang Aktif Bergerak

Apa bedanya minuman isotonik, hipotonik, sama hipertonik? Trus kapan minuman-minuman ini baiknya dikonsumsi? Dan apa pengaruhnya minum minuman itu untuk tubuh?

Pertanyaan borongan itu muncul pada saat menerima undangan diskusi santai yang digelar Ngobras (Ngobrol Bareng Sahabat) dengan tema Kenali Manfaat 7 Ion Untuk Aktivitas sehari-hari.  Sebelum menjawab perbedaan minuman isotonik, hipotonik dan hipertonik, Dr. Elvina Karyadi, M.Sc, SpGK, PhD, Direktur Micronutrient Initiative terlebih dahulu menjelaskan bagaimana mekanisme tubuh dalam menjaga keseimbangan cairan.

“Air adalah bagian dari tubuh, bukan sesuatu yang bisa diabaikan,” ucap Elvina di depan para jurnalis dan blogger kesehatan yang hadir di Penang Bistro Kebon Sirih, 29 Maret lalu itu.

Bahkan kata Elvina, saat ini kebutuhan gizi diilustrasikan dalam bentuk tumpeng. Tumpeng gizi namanya. Dan cairan ditempatkan pada urutan dasar karena menjadi nutrisi yang paling banyak dibutuhkan oleh tubuh.

Bagaimana Mengukur Cairan Dalam Tubuh?

Tubuh kita perlu cairan untuk mengatur suhu tubuh, melancarkan aliran darah dengan cara menjaga volume darah dan mengatur sistem kardiovaskuler, membuang racun dan sisa makanan, membantu sistem pernafasan, sampai menjaga kelembapan dan tekstur kulit.

Secara alamiah, cairan keluar dari tubuh melalui urin, keringat, dan uap napas. Semakin aktif kita maka cairan yang keluar dari tubuh juga semakin banyak. Plus semakin panas suhu sekitar kita, ini juga akan semakin memicu pengeluaran cairan dari tubuh.

“Saat cairan keluar tanpa diikuti keluarnya Natrium (Na), maka cairan dari sel akan masuk ke pembuluh darah. Inilah yang akan memicu terjadinya rangsangan haus.” Bahasa awamnya rasa haus adalah signal tubuh untuk memerintahkan kita menganti cairan yang hilang itu atau rehidrasi.

Selain dari rasa haus, kita juga bisa menilai kadar cairan tubuh dari warna urin. Elvina kemudian menjabarkan, jika tubuh terhidrasi dengan baik maka warna urinnya hampir bening. Tapi kalau warna urin pekat atau cenderung kuning tua hingga cokelat, maka waspada itu adalah mekanisme tubuh untuk menyampaikan kalau kita kekurangan cairan.

Nah kalau dehidrasi ringan, pengurangan cairan itu sekitar kurang dari lima persen dari berat badan. Ini bisa diganti secara oral atau minum. Sedangkan untuk yang dehidrasi sedang yaitu 5-10 persen berat badan dan dehidrasi berat yang sampai lebih dari 10 persen berat badan, penggantian cairannya adalah dengan infus biar cairannya langsung masuk ke pembuluh darah.

Apakah itu berarti pada kondisi tertentu tubuh butuh minuman yang spesifik untuk secepat mungkin mengantikan cairan tubuh yang hilang? Jangan panik kalau dalam kondisi normal alias tidak sakit atau terkena infeksi, minuman yang “suam-suam dingin” atau dengan suhu 10-15 derajat Celcius, akan lebih mudah diserap oleh lambung. Karena sebenarnya penyerapan cairan oleh tubuh sangat dipengaruhi oleh kecepatan pengosongan lambung dan rata-rata penyerapan cairan melalui dinding usus halus.

Jadi minuman apa saja yang aman kita tenggak ketika haus? Di sinilah Elvina mulai menjawab pertanyaan Medja Makan di depan. Ia menyebutkan secra umum minuman dibagi menjadi air biasa, minuman hipotonik, minuman isotonik, dan minuman hipertonik.

Nah minuman hipotonik adalah yang mengandung kadar elektrolit (Na) dan karbohidrat rendah, sekitar 2-3 persen. Sedangkan minuman isotonik konsentrasinya sama dengan di dalam tubuh. Artinya penyerapan cairan yang cepat dan pengosongan lambung secara optimal. Ini karena kandungan karbohidratnya sedang sehingga membantu tubuh menjaga kadar glukosa darah. “Biasanya mengandung sekitar 3-6 gram karbohidrat,” ucap Elvina.

Lalu untuk minuman hipertonik, ini mengandung konsentrasi substansi tinggi. Elvina kemudian memaparkan, “Kandungan karbohidratnya bisa mencapai 10 persen karena sifat pengosongan lambugnya yang lambat sehingga menekan pengambilan air dan menyediakan kalori tinggi untuk mengganti simpanan glikogen.”

Agar lebih mudah dipahami, Elvina kemudian menggambarkan minuman hipotonik itu berfungsi untuk mengganti cairan yang keluar melalui keringat tanpa menambah karbohidrat ke dalam tubuh. Ini bisa dikonsumsi saat berolahraga karena cepat diserap usus.

Bedanya dengan minuman isotonik, minuman juga mengantikan elektrolit serta memberikan asupan karbohidrat bagi tubuh. Nah ini sangat cocok untuk kebutuhan aktivitas sehari-hari yang padat demi menjaga stabilitas cairan di dalam tubuh.

Bagaimana dengan minuman hipertonik? Ini jamak disebut sebagai minuman berenergi, cocok untuk mereka yang berolahraga berat. Tapi Elvina buru-buru mengingatkan kalau minuman ini tidak bisa untuk rehidrasi atau mengganti cairan tubuh yang hilang. “Karena konsentrasi substansinya tinggi sehingga pengosongan lambung dan penyerapan air oleh tubuh berjalan lambat. Alhasil cairan tubuh jadi pekat dan justru memperberat dehidrasi.”

Yang Suka Olahraga Wajib Minum Yang Cukup

Karena dokter Elvina mulai menyinggung tentang minuman yang tepat ketika beraktivitas padat dan berolahraga, maka timbullah pertanyaan baru. Apa sih definisi olahraga berat?  Maka dr. Grace Tumbelaka, Sp.KO, Wakil Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga pun mulai angkat bicara.

Jadi yang dimaksud dengan olahraga intensitas berat adalah yang bersifat endurance seperti latihan kardio, dengan intensitas maksimal 76 persen dari heart rate (HR). “Bila diaplikasikan pada penguatan, intensitas sedang berarti 60-80 persen repetisi maksimal.”

Grace kemudian mengingatkan kalau kram atau cidera saat berolahraga selain disebabkan karena kurang pemanasan, bisa juga karena kekurangan cairan dan elektrolit. Karena itu sangat penting untuk menjaga asupan cairan sebelum, selama, dan setelah berolahraga. Nah ternyata balik-balik lagi ke minuman.

Jadi minuman mengandung ion sebenarnya adalah elektrolit yang larut dalam air. Ia memiliki muatan elektrolit positif atau disebut sebagai kation, contohnya seperti kalium, kalsium, magnesium, natrium. Selain kation, ada juga muatan negatif atau anion seperti klorida, laktat, dan sitrat. Semua elemen positif dan negatif dari elektrolit ini akan mengantur kerja metabolism serta listrik tubuh.

Sebenarnya ketujuh ion ini bisa didapatkan melalui makanan. “Tapi dalam kondisi tertentu, seperti saat olahraga berat atau cuaca panas, ion perlu diganti dengan cepat,” Elvina kembali mengingatkan.

Asupan ion dari makanan berfungsi untuk pemeliharaan sehari-hari, sedangkan untuk kondisi tertentu ini bisa didapat dari minuman isotonik. Bedannya dengan air minum biasa, minuman isotonik diformulasikan secara khusus dengan kadar ion yang sudah ditentukan.

Menarik ya melihat bagaimana cairan yang kita minum ternyata bisa menciptakan listrik tubuh yang memengaruhi ruang bergerak kita sebagai orang urban yang bermobilitas tinggi. Gimana mobilitasnya ngga tinggi, tempat tinggal yang di pinggiran ibukota membuat kita bergerak lincah dari pagi hari demi sampai tempat tujuan dan memenuhi semua agenda kegiatan.

Dan ternyata dari segi bisnis, pertumbuhan bisnis minuman siap saji atau ready to drink (RTD) di Indonesia terus naik. Ini dijelaskan oleh Aristo Kristandyo, Group Head of Marketing Beverages PT. Sayap Mas Utama. Beliau kemudian menyebutkan urutan pertumbuhan paling tinggi ada di air mineral, baru diikuti oleh teh siap saji dan minuman lainnya (others).

Minuman isotonik sendiri ada di kelompok others yang menempati 29 persen atau setara dengan 268 juta liter di sepanjang 2015. Pertumbuhannya sendiri mencapai 6,2 persen pada 2015 kemarin. “Karena itu konsumen harus pandai-pandai memilih minuman yang bermanfaat bagi tubuh. Pilihlah minuman yang mengandung 7 ion bagi tubuh kita demi melengkapi asupan gizi seimbang setiap harinya,” ucap Aristo menutup diskusi.

Sudah lebih paham dong bagaimana kaitan minuman dengan mendukung aktivitas harian dan kecukupan gizi kita. Ingat, cairan adalah kebutuhan yang tidak bisa dielakkan tubuh. Jadi jangan minum ketika kehausan dan pilihlah minuman yang tidak membuat kerja tubuh semakin berat. Tapi justru bisa membantu tubuh melengkapi kebutuhan nutrisi.

Ngobras Manfaat 7 Ion WingsFood_12

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *